Berita DaerahBisnisMaduraNews

Ganggu Penerbangan Trunojoyo SMA PGRI Direlokasi

jatim.co Sumenep_ Pemerintah Kabupaten Sumenep, segera membahas rencana relokasi bangunan SMA PGRI yang dianggap berbahaya keberadaannya bagi keselamatan penerbangan pesawat di Bandara Trunojoyo.
Kepala Dinas Perhubungan Sumenep seperti dilansir laman antarajatim mengatakan, pihaknya sudah mendapatkan surat dari pengelolah Bandara Trunojoyo terkait keberadaan bangunan SMA PGRI yang dianggap membahayakan penerbangan karena terlalu dekat dengan landasan pacu bandara.

“Kami sudah berkoordinasi secara informal dengan sejumlah pihak terkait untuk membicarakan rencana relokasi bangunan SMA PGRI tersebut. Pembahasan secara formal akan dilakukan melalui rapat pada Senin (2/5) pekan depan,” kata Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Sumenep, Moh Fadillah, Kamis (28/4/2016).

Pada tahun ini memang ada program dari Kementerian Perhubungan untuk menambah fasilitas di Bandara Trujoyo, diantaranya perpanjangan dan pelebaran landasan pacu pesawat.

Sementara Kepala Unit Penyelenggara Bandara Kelas III Trunojoyo Sumenep, Wahyu Siswoyo menjelaskan, landasan pacu pesawat akan diperpanjang dari 1.130 meter menjadi 1.600 meter dan diperlebar dari 23 meter menjadi 30 meter.

“Proyek tersebut sudah dikerjakan oleh rekanan pelaksana dan ditargetkan selesai pada November 2016. Kalau sudah selesai, nantinya jarak antara ujung landasan pacu pesawat dengan bangunan SMA PGRI itu sekitar 230 meter,” katanya.
Sebelumnya, pengelola Bandara Trunojoyo Sumenep meminta pemerintah daerah setempat mempercepat relokasi bangunan salah satu sekolah menengah atas (SMA) yang menjadi salah satu objek “obstacle” atau penghambat keselamatan penerbangan.
Saat ini, jarak antara bangunan SMA itu dengan ujung landasan pacu pesawat di Bandara Trunojoyo sekitar 800 meter.
(j1)

 

Lokasi Bandara Trunojoyo :

[google_map][/google_map]
Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also

Close
Close