Berita DaerahNewsPonorogo

Penanganan Korupsi Dindik Ponorogo Berlanjutkah

Jatim.co Ponorogo_ Proses pengusutan dan penyidikan kasus korupsi Dana Alokasi Khusus(DAK) tahun 2012-2013 Dinas Pendidikan (Dindik) Kabupaten Ponorogo masih menyisakan satu tersangka Yuni Widyaningsih, mantan wakil bupati Ponorogo 2010-2015.

Kasus korupsi proyek pengadaan alat peraga sekolah 164 SD di wilayah
Ponorogo yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2012 dan 2013  nilainya mencapai Rp 8,1 miliar. Dan sesuai dengan hasil audit Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Jawa Timur untuk proyek tersebut kerugian negara mencapai Rp 4,5 miliar.

Hal ini diungkapkan Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Ponorogo, Sucipto melalui Kasintel Iwan Winarso kerjanya

“Saat ini kasus DAK masih berlanjut, dengan tahap penyidikan perkara, dimana sudah ada yang telah divonis, sementara untuk tersangka yang merupakan mantan Wabup yang merupakan seplitan dari perkara yang sudah diselesaikan, tetap menginduk pada pokok perkara utama,” ujarnya.

Menurut iwan, kasi intel yang belum genap menjabat sebulan sebagai kasiintel Kejaksaan Ponorogo ini mengungkapkan jika pihak penyidik tidak pernah ada upaya untuk menghentikan proses hukum untuk mantan Wabup Ponorogo Yuni Widyaningsih atau yang lebih akrab dipanggil ( Mbak Ida).

“Suatu perkara akan dihentikan jika memenuhi syarat materiil dan formil, sementara untuk perkara ke delapan kasus korupsi ini tidak memenuhi tiga syarat materiil pemberhetian perkaraDisebutkanya, tiga syarat materiil dalam pemberhentia perkara yaitu meninggal dunia, kedaluwarsa, dan tidak cukup bukti. ” tegas Iwan.

Kasus korupsi Dana Alokasi Khusus (DAK) menyeret 9 tersangka, satu diantaranya mantan wakil bupati Ponorogo  Yuni Widyaningsih , namun hingga kini Yuni Widyaningsih masih menghirup udara bebas.

Diketahui, pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya telah memvonis 8 terpidana dari sembilan orang tersangka. Penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Ponorogo menetapkan Yuni Widyaningsih sebagai tersangka ke delapan pada 23 Desember 2014.(agus/j1)

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close